Tampilkan postingan dengan label NAHWU. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label NAHWU. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 18 April 2020

Pembagian Kalam (Isim - Fi’il - Huruf)

Pembahasan ke-3
Pembagian Kalam 
(Isim - Fi’il - Huruf)

وَ أَقْسَامُهُ ثَلَاثَةٌ اسْمٌ وَ فِعْلٌ وَ حَرْفٌ جَاءَ لِمَعْنًى

Kalam terbagi menjadi tiga, yaitu isim, fi‘il dan urūf yang memiliki makna.

Maksud kalam terbagi menjadi tiga adalah sebuah kalimat dalam bahasa arab itu  terdiri dari 3 jenis kata yaitu Isim, Fiil dan Huruf.

sebelum kita belajar menyusun kalimat dalam bahasa arab kita harus memahami dulu pengertian dari Isim, Fiil dan Huruf tersebut:

Pada pembahsan ke-3 ini  kita fokus membahas pengertiannya saja sedangkan bentuk Isim, Fiil dan Huruf serta jenisnya akan kita bahas pada pembahasan selanjutnya yang lebih rinci.

Agar mudah dipahami saya akan membahas pengertian Huruf terlebih dahulu karena Huruf dalam bahasa arab tidak banyak.

1.   urūf:
الْحَرْفُ هُوَ كَلِمَةٌ دَلَّتْ عَلَى مَعْنًى فِيْ غَيْرِهَا.
urūf adalah kalimat yang menunjukkan makna apabila dirangkai dengan kalimat yang lain.

Maksud apabila dirangkai dengan kalimat yang lain adalah, urūf hanya memiliki makna yang dapat dipahami apabila dirangkai dengan Isim atau Fiil.

dalam arti kata lain huruf adalah kata penghubung yang menghubungkan dua kalimat. letaknya bisa diawal atau ditengah.

contoh diawal: في الفصل أستاذ (dalam kelas ada ustadz) 
contoh ditengah: الأساذ في الفصل (ustadz berada didalam kelas)

.
2.   Fi‘il:
الْفِعْلُ هُوَ كَلِمَةٌ دَلَّتْ عَلَى مَعْنًى فِيْ نَفْسِهَا وَ اقْتَرَنَتْ بِزَمَانٍ وَضْعًا
Fi‘il ialah kata yang menunjukkan makna mandiri dan disertai dengan pengertian zaman. fi‘il dalam bahasa Indonesia fi'il disebut kata kerja.

ada dua poin yang perlu dipahami tentang definisi fi'il:

Pertantama menunjukkan makna mandiri artinya fiil ini bisa memiliki makna yang dapat dipahami walaupun dia tidak dirangkai dengan kata yang lain misalnya أجلس (aku sedang duduk) makna ini dapat dimengerti oleh semua orang dengan tanpa dirangkai dengan kata-kata yang lain

Kedua disertai dengan pengertian zaman artinyi fiil atau kata kerja itu memiliki waktu yang tiga yaitu ماض  (lampau),حال  (sedang terjadi) atauمستقبال   (akan terjadi).

waktu itu terkandung dalam fi'il secara mutlak, contohnya "pergi" ketika seseorang megatakan pergi akan timbul pertanyaan kapan dia pergi, nah kata kapan itulah yang menjadi waktu sedang, akan atau telah pergi 


3.   Isim:
الْاِسْمُ هُوَ كَلِمَةٌ دَلَّتْ عَلَى مَعْنًى فِيْ نَفْسِهَا وَ لَمْ تَقْتَرِنْ بِزَمَانٍ وَضْعًا
Isim ialah kalimat (kata) yang menunjukkan makna mandiri dan tidak disertai dengan pengertian zaman.

maksud menunjukkan makna mandiri adalah dia dapat dipahami walaupun tidak dirangkai dengan kata yang lain. 

Dalam bahasa Indonesia secara umum isim disebut kata benda. akan tetapi dalam bahasa arab isim memiliki banyak jenisnya tidak hanya kata benda saja.
Contoh:
(زَيْدٌ) = Zaid (nama orang = Isim ‘Alam)
(أَنَا) = Saya atau aku (kata gantinama = dhamīr).
(هذَا) = Ini (kata petunjuk = isim Isyārah).
 (بيت)= rumah
Dan sebagainya.

Kesimpulan:
HURUF : tidak memiliki makna mandiri.
FIIL      : memiliki makna mandiri dan zaman
ISIM : memiliki makna mandiri dan tidak memiliki zaman

Sekian. Semoga bermanfaat.  
masuk group diskusi via wa klik disin.

Rabu, 27 Februari 2019

PENGERTIAN KALAM, KALIM & KALIMAH (الكلام الكلم الكلمة)


Pembahasan Ke-2: Pengertian Kalam, Kalim, Kalimah

Pembahasan Ke-2: PENGERTIAN KALAM, KALIM & KALIMAH (الكلام الكلم الكلمة)

كلامنا لفظ مفيد كاستقم *** واسم وفعل ثمّ حرف الكلم
واحده كلمة والقول عتم *** وكلمة بها كلام قد يؤم بالجرّ

Pada postingan yang lalu kita sudah membahas tentang pengertian kalam. Sebelum kita beranjak pada pembahasan pembagian kalam, ada baiknya kita mengetahui beberapa istilah tentang pengertian kalam.

1. Pengertian Kalam

Kalam dalam bahasa Indonesia disebut kalimat (Lihat postingan sebelumnya). Sedangkan menurut ulama nahwu, kalam adalah:

اللفظ المفيد فائدة يحسن السكوت عليها (السامع والمتكلم)
"Sebuah lafadz yang berfaidah yang dapat membuat pembicara dan pendengar diam." Maksud diam adalah si pendengar tidak perlu lagi bertanya tentang kalimat yang disampaikan oleh pembicara karena kalimatnya sudah sempurna dan dapat dipahami. Contoh: جاء الأستاذ (Ustadz sudah datang).

2. Pengertian Kalim

Kalim juga sama dengan kalam. Perbedaannya adalah kalam harus berfaidah, sedangkan kalim tidak. Perhatikan definisi di bawah ini:

ما تركب من ثلاث كلمات فأكثر، سواء أفاد أو لم يفد
Kalim adalah kumpulan tiga kata atau lebih, baik berfaidah atau tidak. Contoh yang berfaidah:
  • جاء الأستاذٌ (Ustadz sudah datang)
  • كتب أحمد الرسالة (Ahmad menulis surat)
Contoh yang tidak berfaidah:
  • إِنْ جاء الأستاذٌ (Jika ustadz datang)
  • كتب أحمد (Ahmad menulis)

3. Pengertian Kalimah

Kalimah dalam bahasa Indonesia disebut kata (seperti kata kerja, kata benda, kata sifat, dll), sedangkan menurut istilah nahwu adalah:

هي اللفظ الموضوع لمعنى مفرد
"Lafadz yang mempunyai satu makna tunggal." Jadi, Kalimah adalah bentuk mufrad dari kalim, baik itu isim (kata benda), fi’il (kata kerja), maupun harf (kata sambung). (Definisinya akan dibahas pada bab pembagian kalam).

Kesimpulan

  • Kalam = Kalimat (yang sempurna)
  • Kalim = Kalimat (yang sempurna/tidak)
  • Kalimah = Kata

Jadi, kalam (kalimat) itu tersusun dari beberapa kalimah (kata). Ada yang dua kalimah seperti جلس محمد (Muhammad duduk) dan ada yang tiga seperti أكل محمد رزاً (Muhammad makan nasi).

Rabu, 08 Februari 2017

Definisi Kalam Dalam Bahasa Arab

Pembahasan ke-1

 اَلْكَلَام

اَلْكَلَامُ : هو اَللَّفْظُ اَلْمُرَكَّبُ, اَلْمُفِيدُ بِالْوَضْعِ وَأَقْسَامُهُ ثَلَاثَةٌ : إِسْمٌ وَفِعْلٌ  وَحَرْفٌ جَاءَ لِمَعْنًى فَالِاسْمُ يُعْرَفُ بِالخَفْضِ وَالتَّنْوِينِ, وَدُخُولِ اَلْأَلِفِ وَاللَّامِ, وَحُرُوفِ اَلْخَفْضِ, وَهِيَ مِنْ, وَإِلَى, وَعَنْ, وَعَلَى, وَفِي, وَرُبَّ, وَالْبَاءُ, وَالْكَافُ, وَاللَّامُ, وَحُرُوفُ اَلْقَسَمِ, وَهِيَ اَلْوَاوُ, وَالْبَاءُ, وَالتَّاء وَالْفِعْلُ يُعْرَفُ بِقَدْ, وَالسِّينِ وَسَوْفَ وَتَاءِ اَلتَّأْنِيثِ اَلسَّاكِنَ وَالْحَرْفُ مَا لَا يَصْلُحُ مَعَهُ دَلِيلُ اَلِاسْمِ وَلَا دَلِيلُ اَلْفِعْل



BAB 1 KALAM




Selasa, 15 November 2016

Tips Cara Memulai Belajar Bahasa Arab

Tips Cara Memulai Belajar Bahasa Arab 


A. Definisi Bahasa
      bahasa adalah rangkaian bunyi (yang diatur oleh ketentuan) yang dihasilkan oleh alat ucap manusia secara sadar untuk menyalurkan sebuah pikiran, perasaan, keinginan dan perbuatan-perbuatan.

B. Bahasa Dari Segi Penuturnya
      Bahasa dari  segi penutur terbagi kepada dua :
1. Bahasa Ibu
Bahasa ibu adalah bahasa asli, bahasa yang pertama kali dipelajari oleh seseorang dan orang tersebut penutur nya
2. Bahasa Asing
Bahasa asing adalah bahasa yang dipelajari oleh seseorang setelah bahasa aslinya dan orang tersebut bukan penutur nya yang asli.

C. Bahasa Yang Banyak Dipelajari.
      Ada beberapa bahasa yang banyak dipelajari di dunia :
1.Bahasa arab
2.Bahasa Inggris
3.Bahasa mandarin
4.Bahasa hindu
5.Bahasa spanyol
6.Bahasa rusia
7.Bahasa bangali
8.Bahasa mandarin
9.Bahasa indonesia
10.Bahasa portugis
11.Bahasa prancis
12.Bahasa japanese
13.Bahasa korean

D. Keterampilan Bahasa
  Dalam mempelajari bahasa itu ada 4 skill :
1.skill membaca
2.skill berbicara
3.skill menulis
4.skill mendengar
   Tapi sayangnya hanya sedikit orang yang bisa menguasai ke 4 skil tersebut bahkan, penutur bahasa asli pun belum tentu bisa kecuali dengan mempelajarinya.

E. Komponen Bahasa
      Bahasa tererdiri dari kaidahkosakata dan susunan. maka berdasarkan 3 komponen tersebut orang menjadikannya awal tahapan dalam belajar bahasa khususnya bahasa asing, seperti bahasa arab mereka juga memulai nya dari tiga tahapan yaitu:

1.Tahapan Qawaid
      Ada sebagian orang yang belajar bahasa Arab mulai dari qawaid (khususnya Nahwu --tentang mubtada-khabar, tentang perubahan harakat akhir sebuah kata-- dan Sharaf --tentang perubahan kata dari satu fi`il ke fi`il yang lain, atau ke isim, atau sebaliknya,dll)... Mereka terus menggali dan menggeluti setiap tahapan bahasan tentang qawaid ini.. Mereka bisa menjadi ahli tata bahasa (qawaid) Arab... bisa menjadi ahli tentang teori gramatika bahasa Arab... Mereka bisa menjawab pertanyaan tentang teori-teori gramatis Arab..
 
2. Tahapan Kosakata 
      Ada sebagian lagi yang memulai belajarnya dari mufradat... Mereka menghafal dan menghimpun banyak kosakata di kepalanya, kemudian mencobamembuat berbagai kalimat dari mufradat-mufradat tersebut... Mereka bisa memiliki
banyak mufradat yang banyak di hafalannya... Jika ditanya apa bahasa Arabnya sesuatu, mereka bisa menyebutkannya... Mereka bisa kaya mufradat...

3. Tahapan Susunan 
      Tetapi ada juga yang mulai tahapan belajarnya dari ta`bir (ungkapan), tarkib (susunan kalimat) atau uslub (gaya bahasa)... Baik tentang cara bertanya, menjawab, membuat pernyataan, memperkaya ungkapan dan cara menyampaikan gagasan, tahapan demi tahapan... Dibekali dengan berbagai mufradat dan qawaid fungsional dan aplikatif, mereka mengasah linguistic skill-nya

Total Tayangan Halaman