Minggu, 04 Oktober 2020

Semua Bermula Dari Hati



Hati

Segala sesuatu bermula dari hati. Pemikiran yang sehat dan perilaku yang baik lahir dari hati yang bersih. Sebaliknya, hati yang kotor akan melahirkan pemikiran yang buruk dan tindakan yang tidak terpuji.

Mengontrol hati bukanlah perkara mudah. Pendengaran dan penglihatan bisa menjadi pintu masuk bagi hal-hal yang mengotori hati. Maka, menjaga pancaindra adalah bagian penting dari menjaga kebersihan hati.

Hati yang terlalu larut dalam kesenangan atau kesedihan cenderung mudah dipengaruhi oleh lingkungan. Karena itu, hati membutuhkan penstabil suasana. Gunakanlah akal sehat sebagai penstabil hati. Ketika rasa senang datang, kendalikan agar tidak berlebihan, sehingga tidak bertindak tanpa kendali. Demikian pula ketika rasa sedih menghampiri, bimbinglah agar tidak membuatmu berputus asa dan tetap semangat menjalani hidup.

Hati, sesuai dengan namanya qalb (قلب), artinya berbolak-balik. Dalam sekejap, ia mampu berubah dari bahagia menjadi sedih, dari damai menjadi gelisah. Maka, jagalah hatimu agar tetap stabil dan bersih.

Hati yang tidak stabil mudah disusupi sifat-sifat buruk seperti iri, dengki, cemburu, dan dendam. Semua itu akan mencuri ketenangan hidupmu. Dan hati yang kotor akan sulit untuk mengingat Allah. Bila hati tak lagi mampu mengingat-Nya, maka hati itu telah mati. Dan hati yang mati tidak akan mampu menerima nasihat.

اللهم ثبت قلوبنا على دينك وعلى طاعتك
Ya Allah, teguhkan hati kami di atas agama-Mu dan dalam ketaatan kepada-Mu.

Total Tayangan Halaman